Pages

Selasa, 25 Februari 2014

Super Mario Bros

0 komentar


Lompat = X
Lempar senjata = Z
Lari cepat = Tahan Z
Continue reading →
Senin, 24 Februari 2014

Deklarasi Ulamak dan Guru guru Pondok Negeri Kelantan

0 komentar

Continue reading →
Minggu, 23 Februari 2014

Teruk akhlak budak2 skrg ni

0 komentar
 
Apa Nak jadi ngan budak2 sekolah menengah sekarang, pelbagai gejala yang x elok berlaku,... 

 Geng 77..Lan Todak...haiishhh...

Belasah Ketua Kelas siap geng2 tolong rakam... Mohon Siapa yang mengenali mereka didalam video ini Tampil memberi kerjasama....
Continue reading →
Sabtu, 22 Februari 2014

Siti Nurhaliza bakal gegar IB September ini

0 komentar
Siti Nurhaliza bakal gegar IB September ini

"Sudah sekian lama saya pendam hasrat ini, akhirnya ia akan terlaksana nanti," begitulah kata-kata penyanyi tersohor negara, Datuk Siti Nurhaliza Tarudin yang akan mengadakan konsert tradisional pertama, Lentera Timur pada 20 hingga 22 September ini.

Konsert solo itu akan menampilkan 35 buah lagu tradisional bersama Orkestra Tradisional Malaysia (OTM) di Panggung Sari, Istana Budaya.

"Alhamdulillah, saya berharap agar semuanya berjalan dengan lancar," ujar Siti.

Jelasnya, persembahan kali ini agak berbeza berbanding konsertnya yang lalu kerana beliau akan menyampaikan lagu-lagu bercorak tradisional keseluruhannya.

"Saya bukan sahaja menyanyikan lagu-lagu asli seperti Joget, Inang, Zapin, Keroncong dan Masri.

"Tetapi juga lagu-lagu yang belum pernah saya bawakan dalam mana-mana persembahan seperti lagu berentak Dikir Barat dan Makyong," katanya.

Buat julung kalinya, Siti berkata konsert yang mengangkat irama tradisional itu menjadi tanda perjalanan seninya yang telah memasuki usia 18 tahun dalam industri hiburan.

Ubati kerinduan peminat

Diterbitkan oleh Istana Budaya dan Siti Nurhaliza Production (SNP) Sdn Bhd, konsert yang dijangkakan berlangsung selama dua jam itu bakal mengubat kerinduan peminat Siti setelah sekian lama menantikannya.

"Besar kemungkinan ia akan mengambil masa seperti yang dijadualkan, Insya-ALLAH namun segalanya bergantung kepada proses akhir.

"Pilihan lagu untuk tiga hari pada konsert ini adalah sama tetapi jika ada perubahan di saat-saat akhir, kami akan maklumkan," ujarnya.

Tambahnya, pihak Istana Budaya dan SNP merancang untuk merakamkan konsert tersebut dalam bentuk video kerana tiada lagi konser seumpamanya diadakan setakat ini.

"Semuanya masih lagi dalam perbincangan, namun kami akan mempertimbangkannya kerana ia merupakan perkara yang sangat menarik.

"Lagipun konsert ini menampilkan lagu-lagu berentak tradisional dan jarang dipersembahkan dalam satu persembahan pada skala agak besar," katanya.

Lebih menarik, konsert itu mendapat sentuhan dua pengarah muzik terkenal iaitu Aubrey Suwito dan Mohd Yazid Zakaria dari OTM.

Ia turut menampilkan penggiat seni berpengalaman, Lokman Ghani selaku pengarah konsert tersebut.

Menurut Siti, konsert yang dinamakan ‘Lentera Timur’ itu menggambarkan muzik akar umbi negara ini akan terus bersinar dan berkekalan hingga akhir nanti.

Dikir Barat vs Dikir Pahang

Bercerita mengenai pemilihan lagu dalam konsert itu nanti, Siti berkata terdapat beberapa segmen menarik yang akan dipersembahkan seperti makyung  dan dikir barat.

Menariknya, dalam segmen dikir barat Siti akan menggabungkan nyanyian dengan lagu dikir Pahang iaitu lagu tradisional negeri kelahirannya.

"Bagi makyung pula, penggiat seni terkenal tarian ini akan mengiringi persembahan saya selama lima minit.

"Konsert ini akan menjadi satu peristiwa yang tidak akan dilupakan oleh peminat kerana ia belum pernah dilakukan dalam mana-mana persembahan Siti sebelum ini," katanya.

Dalam masa yang sama, beliau turut bermain alat muzik percussion sebagai salah satu keunikan konsert itu nanti.

Katanya, pelbagai segmen dilakukan adalah untuk mewarnai corak persembahan sebagai salah satu cara untuk menghargai jasa peminat terhadap kerjaya seninya selama ini.
Continue reading →
Jumat, 21 Februari 2014

Siswi SMA Dipaksa Keluarga Lakukan Aborsi

0 komentar

JUMAAT, 30 MAC 2012

WAINGAPU - Bunga, siswi kelas III salah satu SMA di Waingapu, Kabupaten Sumba Timur (Sumtim), terpaksa meminta bantuan kenalannya untuk membawanya dirawat di RSUD Umbu Rara Meha-Waingapu. Permintaan ini dilakukan karena tidak tahan dengan penyiksaan dan sikap keluarganya yang terus memaksanya melakukan aborsi.

Kepada Pos Kupang yang menemuinya di RSUD Umbu Rara Meha-Waingapu, Selasa (27/3/2012), Bunga mengatakan, sudah sebulan ini ia dipaksa keluarganya melakukan aborsi terhadap kandungannya, baik dengan mengurut sendiri maupun melalui dukun. Namun upaya yang dilakukan selalu gagal.

Pihak keluarga, kata Bunga, memaksanya melakukan aborsi karena ia hamil di luar nikah. Hubungan Bunga dengan calon sang kekasih juga tidak direstui keluarga dengan alasan perbedaan agama.

Selama ini, jelas Bunga, ia tinggal bersama salah seorang kakak kandungnya di Kota Waingapu. Selama ini, kasus tersebut dirahasiakan dari orangtuanya. Kakaknya tidak ingin aib itu diketahui oleh kedua orangtuanya. "Mereka paksa saya untuk ke itu dukun supaya kasih gugur tapi saya tidak iklas. Saya tidak mau, tapi takut karena mereka marah saya terus," katanya.

Karena terus dipaksakan pihak keluarga, upaya aborsi pun mulai dilakukan bulan Februari lalu. Saat itu, usia kandungannya sudah mencapai enam bulan. Untuk menggugurkan kandungannya, anggota keluarganya mengantarnya kepada sang dukun di Kelurahan Mauliru, Kecamatan Kambera. Di dukun itu dia dipaksa melakukan aborsi. Proses aborsi dilakukan dengan mengurut dari bagian atas perutnya hingga ke bawah.

Bunga mengakui selama proses aborsi itu berjalan sebulan ini, ia mengalami penyiksaan, baik fisik dan psikis. Ia tidak diberi makan yang cukup. Alasannya, disarankan oleh dukun agar memperlancar proses aborsi.

Selain itu, Bunga juga sering dimarahi karena sudah hampir satu bulan proses aborsi dengan cara mengurut perutnya itu belum juga bertinjauan. "Kakak perempuan yang antar saya ke dukun. Selama ini dia juga marah-marah karena tidak ada perubahan. Ada ramuan dari dukun, tapi saya tidak minum. Saya buang itu ramuan," katanya.

"Mereka siksa saya agar tidak bolah makan biar lapar karena itu dukun sarankan supaya jangan makan banyak. Waktu urut itu biasanya dari atas ke bawah supaya keluar, saya tidak tahan karena sakit sekali," katanya.
Continue reading →
Kamis, 20 Februari 2014

10 Senjata Tradisional Unik

0 komentar
Sepanjang peradaban, perang tak pernah luput dari sejarah. Dan, ada perang berarti ada senjata untuk mengalahkan lawan. Yang lazim dikenal mungkin panah, tombak, pisau dan jenisnya. Nah, uniknya, ada juga senjata-senjata yang diciptakan dengan bentuk nan aneh. Beberapa diantaranya adalah:


1. Katar
Katar merupakan senjata bangsa India yang membuat pemakainya memiliki cakar seperti Wolverine (ingat salah satu tokoh di film X-Men?). Sekilas, katar seperti pisau tunggal. Namun memiliki tombol yang saat diaktifkan akan membagi pisau menjadi tiga bagian.

2. Zhua

Kalau yang satu ini berasal dari Cina, serupa seperti katar tapi berbeda bentuk. Fungsinya seperti cakar yang bisa menusuk dan melepaskan daging dari tubuh. Zhua lebih sering digunakan untuk menghancurkan perisai musuh.

3. Flying Fire

Flying fire disebut juga Nest of Bees, berasal dari Cina. Bentuknya seperti tabung heksagonal berisi buluh-buluh kayu sebagai anak panah. Berbeda dengan panah biasa, dengan flying fire ini, laju anak panah lebih cepat dan kuat. Hebatnya, bisa sekaligus meluncurkan 32 anak panah sekaligus.

4. Chu Ko Nu

Masih dari Cina, dengan bentuk panah seperti ini pastinya lebih hebat baik dari kekuatan, jangkauan dan kecepatannya. Terakhir digunakan saat perang Sino-Japanese 1894-1895.

5. Chakram

Chakram berbahan dasar logam ini digunakan secara luas oleh Sikh India peringkat tinggi. Berbeda dengan frisbee, chakram dilemparkan vertikal. Dengan tepi yang sangat tajam bisa mengiris lengan atau kaki dengan mudah.

6. Scissor

Pastinya bukan gunting biasa, karena gunting yang satu ini dipakai oleh para gladiator Romawi kuno. Perhatikan gambar, ada tabung panjang dari logam yang dikenakan sang gladiator untuk menutupi tangan mereka, dan bagian atasnya berbentuk setengah lingkaran yang sangat tajam.

7. Macuahuitl

Senjata yang satu ini digunakan bangsa Aztec untuk menangkap musuh atau korban hidup-hidup. Bentuknya seperti pedang dengan pisau cukur yang sangat tajam. Terdapat gerigi-gerigi tajam yang bisa merobek kulit.

8. Kpinga

Suku Azande dari Nubia, Afrika memiliki senjata tradisional yang disebut kpinga. Penggunaannya seperti pisau lempar, panjangnya sekitar 22 inci dan memiliki tiga bilah pisau. Pisau yang mirip alat kelamin pria sebagai simbol kekuatan maskulin pemiliknya. Saat pemilik senjata ini menikah, biasanya kpinga dipersembahkan sebagai hadiah kepada keluarga istrinya.

9. Hook Swords

Biarawan Shaolin di Cina Utara punya senjata yang sangat indah, artistik, namun mematikan. Panjang pedang ini kira-kira 4 hingga 6 meter.

10. Mere Club

Suku-suku Maori di Selandia Baru menggunakan senjata ini yang berbahan dasar batu giok nephrite, untuk menusuk lawannya. Mere Club digolongkan sebagai senjata yang memiliki nilai spiritual tinggi. Setiap Mere Club memiliki nama tersendiri secara turun-temurun. Bahkan, mereka percaya ada kekuatan spiritual di dalamnya. 
sumber



Orignal From: 10 Senjata Tradisional Unik

Continue reading →
Selasa, 18 Februari 2014

Remaja China Berjalan Gunakan Tangan Ke Sekolah

0 komentar
21 Sept 2012

BEIJING - Walaupun kedua kakinya lumpuh, tidak menyurutkan
tekad seorang remaja di China untuk bersekolah. Selama empat
 tahun terakhirmajaren tersebut mengandalkan kedua 
tangannya untuk berjalan ke sekolah.

Menurut Orange, Khamis (20/9/2012) remaja 10 tahun 

bernama Yan Yuhong yang berasal dari Desa Jiaba, Yibin,
 Provinsi Hubei, China itu mengalami lumpuh sejak masih
 kanak-kanak.

Awalnya Yan belajar merangkak, namun dalam empat tahun 

terakhir dia mulai mahir menggunakan kedua tangannya 
untuk berjalan.

Saat ingin berangkat ke sekolah Yan dikhabarkan harus 

bangun lebih awal dibanding teman-teman sekelasnya.
 Kerana waktu tempuhnya untuk berangkat ke sekolah 
berbeza dengan anak-anak lainnya.

Yan bukannya tidak memiliki tongkat namun baginya 

berjalan dengan mengandalkan kedua tangan lebih cepat.

Ayah Yan diketahui juga menderita kelumpuhan yang sama. 

Kini hanya sang ibu yang menjadi tulang belakang 
keluarga dengan menjadi penjual roti. Namun Yan
 bertekad dia akan menyelesaikan sekolahnya.

"Saya tidak ingin berhenti. Saya ingin belajar dengan 

sungguh-sungguh dan menggapai masa depan 
saya," ujar Yan.(rhs)okezone.com
Continue reading →